Seseorang telanjang dan melompat,
ke dalam air untuk lari dari serbuan lebah,
Lebah-lebah mengitarinya, manakala ia menyembulkan kepala,
Segeralah lebah-lebah menyerbunya,
Air adalah (perumpamaan) zikir kepada Tuhan,
Dan lebah adalah ingatan kepada wanita ini dan lelaki itu,
Isilah dadamu dengan air zikir dan bersabarlah,
Sehingga kau terbebas dari pikiran masa lalu dan segala was-was,
Setelah itu kau sepenuhnya akan tenggelam ke dalam air,
Dari kaki hingga kepala.
(Rumi, Matsnawi IV 435-439)
Source : http://qitori.wordpress.com/2008/05/21/zikir-yang-paling-sempurna/




























